George Stephenson Bapak Kereta Api

George Stephenson Bapak Kereta Api - Kereta api adalah salah satu alat transportasi darat yang paling digemari. Selain tarifnya terbilang murah, Kereta Api juga jauh lebih cepat ketimbang bus atau kendaraan darat lainnya sehingga masa tempuh bisa dicapai dengan lebih efektif. Di Indonesia, misalnya, jasa kereta api selalu menjadi pilihan masyarakat umum. Kereta api tidak pernah sepi dari penumpang, Apalagi pada masa liburan atau ketika hari raya seperti Lebaran tiba, Kereta Api senantiasa menjadi pilihan.

George Stephenson Bakap Kereta Api

Orang yang dipercaya sebagai perintis kereta api, atau lebih tepatnya disebut dengan istilah lokomotif, adalah George Stephenson. Tokoh super jenius ini pun lekat dengan julukan Bapak Kereta Api. George Stephenson dilahirkan pada 9 Juni 1781, Di Wylam, dekat Newcastle, Inggris. Keluarga Stephenson adalah keluarga yang selalu dililit oleh masalah keuangan. Kondisi ekonomi keluarga yang selalu sulit ini membuat Stephenson harus bekerja keras sejak kecil, Pada umur 8 tahun, Stephenson kecil sudah ikut bekerja membantu ayahnya sebagai tukang pengatur api dan memanasi tungku uap di tambang batu bara. Juga karena kondisi miris itulah Stephenson baru bisa merasakan empuknya bangku sekolah dasar pada usia 19 tahun.

Kendati miskin, Stephenson adalah tipikal anak yang selalu ingin mencari tahu tentang banyak hal. Ketika terjadi peperangan antara Inggris melawan Prancis pada 1789, Stephenson pun ikut penasaran ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Informasi tentang hal itu sebenarnya bisa diperoleh melalui surat kabar. Hanya saja, Stephenson belum bisa membaca alias buta huruf. Tentu saja ia bingung ketika mendapati koran yang hanya menggelar tulisan tanpa gambar. Sejak itulah Stephenson bertekad bahwa ia harus bisa membaca dan menulis. Untuk itu, ia lalu ikut sekolah malam yang di selenggarakan di dekat lokasi tambang hingga akhirnya Stephenson sudah bisa membaca dan menulis meskipun masih tertatih - tatih.

George Stephenson
Hingga kemudian, Stephenson menikah dengan seorang pembantu rumah tangga. Di tambang, ia mendapat pekerjaan tambahan sebagai tukang rem kereta batu bara. Meskipun demikian, kehidupannya tetap saja masih belum menemui titik cerah, Kesulitan keuangan senantiasa menderanya sehingga Stephenson harus bekerja lebih keras dengan merangkap pekerjaan sebagai penjahit, tukang lampu, dan tukang sepatu.

Hampir seluruh hidup Stephenson dihabiskan di tambang batu bara. Dari situlah ia mulai tertarik mencari sesuatu yang lebih tentang mesin uap yang selama ini telah akrab dengan kehidupannya di lokasi tambang. Kegemaran dan keseriusannya mempelajari mesin ini membuat Stephenson diakui sebagai satu - satunya ahli mesin di seluruh kawasan tambang di Killingworth, Inggris.

Semakin akrab dengan mesin menjadikan Stephenson mencoba untuk membuat lokomotif. Pada 1814, Lokomotif perdana buatan Stephenson yang menggunakan prinsip mesin uap pun akhirnya selesai dibuat dan diberi nama Blucher. Selanjutnya, pada 1821, Stephenson berhasil membuat mesin uap baru yang disebutnya dengan nama Locomotion.

Baca Juga ( Melihat Hasil Kerja Presiden Jokowi Kamu Akan Langsung Tercengang

Penemuan ini sempat mengundang kehebohan karena Locomotion mampu menarik gerbong - gerbong berisi orang dan barang dengan kecepatan yang cukup tinggi hingga 32 Kilometer / jam. Sejak itulah, istilah lokomotif menjadi nama paten untuk menyebut mesin penarik gerbong kereta yang berjalan di atas rel.

Stephenson rupanya belum puas, Pada kurun 1821 - 1825, ia berhasil membuat kerena batu bara dengan menempuh rute Stockton ke Darlington. Kegemilangan karier Stephenson semakin melambung ketika ia berhasil membuat Kereta Apin penumpang pertama di dunia pada 15 September 1830. Kereta Api ini dijalankan dari Liverpool menuju ke Manchester yang mempunyai sepanjang rel sekitar 64 kilometer. Berkat jasanya sebagai pelopor pembuatan kereta api, Stephenson kemudian dijuluki sebagai Bapak Kereta Api. Selain berhasil menciptakan Lokomotif dan Kereta Api, ia juga tercatat sebagai penemu jam weker, Lampu nelayan, dan lampu tambang.

Penemuan Stephenson yang menggegerkan itu tentu saja mengubah jalan hidupnya menjadi salah satu orang terkaya pada waktu itu, Selain dari segi materi, Spethenson juga memperoleh seabrek prestasi berkat jasa baktinya di dunia teknologi mesin. Salah satu yang paling berkesan adalah ia diangkat menjadi Presiden Institute Teknologi Mesin. Jejak langkah stephenson di dunia perkeretaapian diwariskan kepada anaknya yang bernama Robert Stephenson, Robert adalah orang pertama yang membuat kereta api dan jalurnya di Jerman, Swiss, Kanada, Bahkan hingga ke Mesir dan India. George Stephenson wafat tanggal 12 Agustus 1848.

0 komentar